Imigrasi Medan

Sinergi Imigrasi Medan dan Kemenkumham Pastikan Kelancaran Dokumen Jemaah Haji 2026

Medan, sanubarinews.com |  Sebanyak 5.922 jemaah haji asal Provinsi Sumatera Utara bersiap diberangkatkan ke Tanah Suci pada musim haji tahun 2026. Keberangkatan perdana yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 1 dijadwalkan membawa 360 jemaah menuju Madinah melalui Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang.(22/04/2026)

Pada Kloter 1 ini, jemaah didominasi oleh perwakilan dari Kota Binjai sebanyak 223 orang dan Kota Medan sebanyak 131 orang. Berdasarkan komposisi gender, terdapat 212 jemaah perempuan dan 148 jemaah laki-laki. Para jemaah dijadwalkan terbang pada pukul 03.05 WIB dengan maskapai nasional Garuda Indonesia.


Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Medan memegang peranan krusial dalam memastikan validitas dokumen perjalanan para jemaah. Kepala Kantor Imigrasi Medan, Uray Avian, menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan verifikasi dokumen secara menyeluruh jauh sebelum jadwal keberangkatan.


“Kami memastikan paspor dan dokumen perjalanan lainnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Optimalisasi layanan pemeriksaan di bandara telah disiapkan agar proses keberangkatan berjalan lancar tanpa hambatan teknis,” tegas Uray.


Ia menambahkan bahwa koordinasi intensif terus dilakukan bersama otoritas bandara, maskapai, dan instansi terkait guna mendukung kelancaran arus jemaah di area keberangkatan.



Sejalan dengan hal tersebut, Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, menekankan komitmen institusinya dalam menyukseskan penyelenggaraan ibadah haji 2026. Hendarsam menginstruksikan seluruh jajaran di embarkasi haji untuk mengedepankan pelayanan yang cepat, tepat, dan humanis.


“Ini merupakan bagian dari dukungan penuh pemerintah. Kami ingin memastikan para jemaah, terutama lansia, mendapatkan perlakuan yang memudahkan mereka dalam proses administratif sebelum beribadah,” ujar Hendarsam.



Tahun 2026 mencatat perubahan signifikan dalam skema pemberangkatan. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, jemaah kini menggunakan jalur terminal internasional secara langsung tanpa melalui jalur kargo. Inovasi ini memungkinkan jemaah memasuki pesawat melalui garbarata (boarding bridge), yang dinilai jauh lebih efisien dan memberikan kenyamanan lebih bagi para tamu Allah.


Dengan sinergi yang kuat antara pihak Imigrasi, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan lainnya, diharapkan seluruh rangkaian pemberangkatan jemaah haji asal Sumatera Utara tahun ini dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar hingga kembali ke tanah air.(MP)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *