Perangi Hoaks, Kajati Sumut Ajak Wartawan Perkuat Verifikasi dan Dorong Uji Kompetensi

MEDAN, sanubarinews.com | Di tengah derasnya arus informasi digital yang kian tak terbendung, Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajati Sumut), Harli Siregar, mengeluarkan pesan kuat bagi insan pers untuk tetap menjadi garda terdepan dalam melawan berita bohong atau hoaks.
Hal ini ditegaskan Harli dalam acara buka puasa bersama ratusan wartawan yang digelar di Aula Kejati Sumut, Jalan AH Nasution, Medan, Rabu (11/3/2026). Acara ini juga menjadi bagian dari rangkaian Safari Ramadan Forum Wartawan Kejaksaan (Forwaka) Sumut yang diisi dengan santunan kepada anak yatim.
Dalam sambutannya, Harli Siregar menekankan bahwa kebebasan pers adalah pilar demokrasi yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Ia menginstruksikan seluruh jajarannya untuk tidak menutup diri terhadap media.
“Informasi adalah hak publik. Saya telah instruksikan jajaran Kejati Sumut agar terbuka memberikan informasi kepada media, sepanjang tidak melanggar ketentuan hukum yang berlaku,” tegas Harli di hadapan para pimpinan organisasi pers dan wartawan.
Menyikapi maraknya informasi tak terverifikasi, Kajati mengingatkan pentingnya prinsip check and recheck sebelum sebuah berita dipublikasikan. Menurutnya, hoaks bukan sekadar salah informasi, melainkan ancaman yang dapat memicu keresahan sosial.
Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap profesionalisme pers, Kejati Sumut berencana memfasilitasi peningkatan kualitas wartawan melalui program Uji Kompetensi Wartawan (UKW).
“Kami berencana menggagas UKW bagi wartawan di lingkungan Kejati Sumut. Kami targetkan minimal satu kelas, bahkan jika memungkinkan hingga lima kelas,” tambahnya.
Kegiatan ini mendapat apresiasi tinggi dari tokoh pers Sumatera Utara. Ketua PWI Sumut, Farianda Putra Sinik, menyebut momen ini sebagai terobosan baru dalam hubungan antara korps Adhyaksa dan media.
“Selama lima tahun masa jabatan saya, baru kali ini di bawah kepemimpinan Pak Harli Siregar, insan pers diundang berbuka puasa bersama secara kolektif di sini,” ungkap Farianda.
Senada dengan semangat berbagi, Ketua Forwaka Sumut, Irfandi, menjelaskan bahwa selain mempererat silaturahmi, kegiatan ini merupakan agenda rutin untuk membantu sesama.
“Setelah santunan anak yatim ini, kami akan bergerak menyambangi panti asuhan dan membagikan takjil di jalanan bagi warga yang masih di perjalanan saat jam berbuka,” ujar Irfandi.
Acara yang berlangsung hangat ini turut dihadiri oleh Wakajati Sumut Abdullah Noer Deny, Ketua SMSI Sumut Erris J. Napitupulu, serta berbagai pimpinan organisasi media lainnya.(MP
